Sabtu Biasa Pekan ke-4 (H), Sabtu, 09 Pebruari 2019

Bacaan:
Ibr 13:15-17.20-21;
Mzm 23:1-3a.3b-4.5.6;
Mrk 6:30-34.

Renungan Sore:

Banyak orang yang mengeluh: “Saya tidak punya waktu”. Hidup dipenuhi dengan pelbagai kesibukan sehingga kita merasa diperbudak oleh rutinitas yang menjemukan. Tidak ada lagi kegembiraan dan makna dalam setiap aktifitas yang dilakukan.

Itulah sebabnya, tidak sedikit orang yang melakukan retret setiap tahunnya. Menarik diri dari kesibukan yang menyita waktu, tenaga, pikiran dan jiwa. Mereka sadar bahwa dirinya adalah tuan atas waktu dan segala tindakan, bukan sebaliknya.

Kitapun diajak untuk senantiasa menyediakan waktu untuk menepi dari pelbagai hiruk pikuk keseharian kita. Mengambil waktu hening untuk kembali menata kehidupan ini; menemukan kembali prioritas tindakan kita; seraya memaknai dan mensyukurinya sebagai berkat Tuhan bagi kita.

Kontemplasi:
Bayangkanlah Allah yang senantiasa menganugerahkan berkatNya dalam setiap aktifitas yang kita perbuat.

Refleksi:
Bagaimana anda merasakan, menikmati, menghayati dan mensyukuri berkat Tuhan dalam hidup harian anda.

Doa:
Ya Bapa, mampukanlah kami untuk memprioritaskan waktu bagiMu sehingga kami tidak terhanyut dalam kesibukan yang menghanyutkan jiwa. Amin.

Perutusan:
Aku akan menetapkan prioritas waktu untuk Tuhan di dalam hidup harianku.