Minggu Biasa Pekan ke-4 (H), Minggu, 10 Pebruari 2019

Bacaan:
Yes 6:1-2a.3-8;
Mzm 138:1-2a.2bc-3.4-5.7c-8;
1Kor 15:1-11;
Luk 5:1-11.

Renungan Sore:

Tumbuhan bambu merupakan tanaman yang memiliki tingkat pertumbuhan yang tercepat, dahan yang kuat, memiliki batang yang tinggi tetapi dapat menahan terpaan angin yang kuat sekalipun. Daya tahan ini didapatkan melalui proses pengakaran yang cukup lama.

Kedalaman menjadi sumber dari kekuatan dari bambu. Demikian pula dengan iman kita. Kita dipanggil untuk mencapai kedalaman iman sehingga kita dapat menjadi pribadi yang siap diutus. Sebagaimana Yesaya katakan: “Inilah aku, utuslah aku”.

Utusan yang bukan saja mewartakan kegembiraan dan kesuksesan hidup, tetapi juga kegagalan, kegetiran, bahkan kejatuhan dalam hidup. Sehingga semakin banyak orang yang dapat belajar dari kesalahan kita, seperti yang diutarakan Paulus kepada umat di Korintus.

Kontemplasi:
Bayangkanlah Allah yang memanggil kita untuk memiliki akar iman yang mendalam.

Refleksi:
Bagaimana anda memperdalam iman anda sehingga siap untuk diutus mewartakan kasih Allah pada sesama?

Doa:
Ya Bapa, ajarlah kami untuk memiliki akar iman yang kuat kepadaMu dan menjadikan kami pribadi yang siap diutus. Amin.

Perutusan:
Aku akan memperdalam imanku.