HR. Semua orang kudus (P), Kamis, 01 November 2018.

Bacaan:
Why 7:2-4.9-14;
Mzm 24:1-2.3-4ab.5-6;
1Yoh 3:1-3;
Mat 5:1-12a.

Renungan Sore:

Kita semua yang sudah dibaptis, menerima rahmat pengangkatan sebagai anak Allah. Oleh sebab itu, kitapun dipanggil untuk hidup bersama dengan Bapa dalam persekutuan dengan para kudus di Surga.

Kehidupan kekal di Surga mulai dirintis sejak kehidupan kita di dunia ini. Selalu ada relasi antara kehidupan sekarang dengan kehidupan di masa mendatang. Maka kitapun sudah dapat membayangkan dan mempraktekkan kehidupan surgawi di dunia ini. Dengan kata lain, kita sudah dapat menciptakan dan mencicipi surga di sini dan sekarang ini.

Yesus memberikan cara agar kita merasakan surga di dunia ini, yaitu dengan menjalankan ajaran sabda bahagia. Sehingga kita boleh menjadi pribadi yang berbahagia baik dalam kehidupan di dunia ini maupun di Surga kelak.

Kontemplasi:
Bayangkanlah Allah yang telah mengangkat kita menjadi anak-anakNya dan mengajak kita untuk mengidupi jati diri kita sebagai anakNya.

Refleksi:
Bagaimana anda berani menjalankan sabda bahagia sehingga anda dapat mewujudkan surga di dunia ini?

Doa:
Ya Bapa, ajarlah kami untuk berjuang mewujudkan surga di dunia ini; hingga kamipun oleh merasakan Surga yang paripurna kelak dalam kehidupan kekal. Amin.

Perutusan:
Aku akan mengidupi pengangkatanku sebagai anak Allah dengan menjalankan sabda bahagia.

Rm. Yakin