HR. Penampakan Tuhan (P), Minggu, 06 Januari 2019

Bacaan:
Yes 60:1-6;
Mzm 72:1-2.7.8.10-11.12-13;
Ef 3:2-3a.5-6;
Mat 2:1-12.

Renungan Sore:

Hari ini kita menutup masa Natal dengan perayaan Penampakan Tuhan (Epifani/ Teofani). Dalam Gereja Timur, perayaan Epifani menjadi puncak dari perayaan Natal. Di mana Tuhan, terang sejati, menampakan diri kepada para Majus. Dan dengan bantuan bintang menuntun mereka untuk berjumpa dengan Kristus.

Sebagaimana para raja yang mengalami sukacita dan pembaruan hidup setelah bertemu dengan Tuhan, kitapun diajak untuk memperbaiki jalan hidup kita yang tidak sesuai dengan kehendak Allah. Hal ini terungkap melalui pernyataan: mereka pulang lewat jalan yang lain. Melalui jalan baru yang sesuai dengan petunjuk Tuhan, kita akan memperoleh keselamatan.

Pembaruan hidup yang mengantar pada keselamatan terungkap melalui usaha kita dalam menjaga kesucian hidup sehari-hari. Dalam Gaudete et Exultate, Paus Fransiskus mengungkapkan bagaimana kesucian dihidupi dalam keseharian, dalam usaha tidak bergosip, mendengarkan keluarga, berdoa dan keberanian untuk membantu/menyapa sesama kita.

Kontemplasi:
Bayangkanlah Allah yang menampakan diri dan mengajak anda untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik.

Refleksi:
Bagaimana anda menanggapi penampakan Tuhan melalui usaha menjaga kesucian hidup sehari-hari?

Doa:
Ya Bapa, ajarlah kami untuk menjaga kesucian hidup kami sebagai bentuk perubahan diri. Amin.

Perutusan:
Aku akan berusaha menjaga kesucian hidup ini.