Sabtu Dalam Masa Natal (P), Sabtu, 05 Januari 2019

Bacaan:
1Yoh 3:11-21;
Mzm 100:1-2.3.4.5;
Yoh 1:43-51.

Renungan Sore:

Setiap dari kita, sebenaranya sudah menyadari panggilan hidup kita untuk saling mengasihi. Ada beberapa bentuk kasih yang kita ketahui: eros, philia dan agape. Cinta dengan nafsu, cinta antar sahabat dan cinta ilahi. Meski begitu, masih saja kita sulit menerapkan cinta ilahi dalam kehidupan sehari-hari.

Kasih ilahi senantiasa memberi kehidupan dan selalu terarah kepada Tuhan sendiri. Sikap saling mengasihi tidak hanya berhenti di bibir saja, tetapi harus terwujud dalam seluruh tingkah laku kita. Oleh karena itu, seorang yang mengaku mengasihi Tuhan harus juga mengasihi sesamanya.

Sebaliknya, seseorang yang membenci sesamanya, dia adalah seorang pembunuh. Seorang pembenci adalah orang yang jauh dari Tuhan. Hanya orang yang penuh kasih yang dapat berjumpa dengan Tuhan. Sebagaimana Natanael yang mengharapkan kasih Allah, saat ia berdoa di bawah pohon Ara.

Kontemplasi:
Bayangkanlah Allah yang penuh kasih yang mengajak kita untuk saling mengasihi.

Refleksi:
Bagaimana anda mewujudkan kasih kepada Tuhan melalui kasih kepada sesama secara nyata?

Doa:
Ya Bapa, ajarlah kami untuk menemukan Engkau melalui perjumpaan kasih dengan sesama. Amin.

Perutusan:
Aku akan berusaha mengasihi sesama dengan kata dan perbuatan nyata.